Set Instruksi Dari Komputer dan Teknik Pengalamatan

Posted: Januari 16, 2013 in Tugas Artikel
KARAKTERISTIK DAN FUNGSI SET INSTRUKSI
  1. Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (mechine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions).
  2. Kumpulan dari instruksi-instruksi yang berbeda yang dapat dijalankan oleh CPU disebut set Instruksi (Instruction Set).
FORMAT INSTRUKSI
Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai Format Instruksi (Instruction Format).

JENIS-JENIS OPERAND

  1. Addresses (akan dibahas pada addressing modes)
  2. Numbers :  – Integer or fixed point
                                          –  Floating point
                                          –  Decimal (BCD)
     3.Characters : – ASCII
                            – EBCDIC
     4. Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
JENIS INSTRUKSI
  1. Data processing: Arithmetic dan  Logic Instructions
  2. Data storage: Memory instructions
  3. Data Movement: I/O instructions
  4. Control: Test and branch instructions
Operasi set instruksi untuk transfer data :
  1. MOVE : memindahkan word atau blok dari sumber ke tujuan
  2. STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori.
  3. LOAD : memindahkan word dari memori ke prosesor.
  4. EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan.
  5. CLEAR / RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
  6. SET : memindahkan word 1 ke tujuan.
  7. PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
  8. POP : memindahkan word dari bagian paling atas sumber
ARITHMETIC
  • Tindakan CPU untuk melakukan operasi arithmetic :
     1. Transfer data sebelum atau sesudah.
     2. Melakukan fungsi dalam ALU.
     3. Menset kode-kode kondisi dan flag.
  • Operasi set instruksi untuk arithmetic :
    1. ADD : penjumlahan                                5. ABSOLUTE
    2. SUBTRACT : pengurangan                    6. NEGATIVE
    3. MULTIPLY : perkalian                           7. DECREMENT
    4. DIVIDE : pembagian                              8. INCREMENT
    Nomor 5 sampai 8 merupakan instruksi operand tunggal.
LOGICAL
  • Tindakan CPU sama dengan arithmetic
  • Operasi set instruksi untuk operasi logical :
     1. AND, OR, NOT, EXOR
     2. COMPARE : melakukan perbandingan logika.
     3. TEST : menguji kondisi tertentu.
     4. SHIFT : operand menggeser ke kiri atau kanan menyebabkan
                    konstanta pada ujung bit.
     5. ROTATE : operand menggeser ke kiri atau ke kanan dengan
                       ujung yang terjalin.
CONVERSI
  • Tindakan CPU sama dengan arithmetic dan logical.
  •  Instruksi yang mengubah format instruksi yang beroperasi terhadap format data.
  • Misalnya pengubahan bilangan desimal menjadi bilangan biner.
  • Operasi set instruksi untuk conversi :
     1. TRANSLATE : menterjemahkan nilai-nilai dalam suatu bagian
                            memori berdasrkan tabel korespodensi.
     2. CONVERT : mengkonversi isi suatu word dari suatu bentuk
                          ke bentuk lainnya.
INPUT / OUPUT
  • Tindakan CPU untuk melakukan INPUT /OUTPUT :
      1. Apabila  memory mapped I/O maka menentukan alamat
        memory mapped.
      2. Mengawali perintah ke modul I/O
  • Operasi set instruksi Input / Ouput :
     1. INPUT : memindahkan data dari pernagkat I/O tertentu ke
                     tujuan
     2. OUTPUT : memindahkan data dari sumber tertentu ke
                        perangkat I/O
     3. START I/O : memindahkan instruksi ke prosesor I/O untuk
                           mengawali operasi I/O
     4. TEST I/O : memindahkan informasi dari sistem I/O ke tujuan
TRANSFER CONTROL
  •  Tindakan CPU untuk transfer control :
     Mengupdate program counter untuk subrutin , call / return.
  • Operasi set instruksi untuk transfer control :
    1. JUMP (cabang) : pemindahan tidak bersyarat dan memuat PC
                                dengan alamat tertentu.
    2. JUMP BERSYARAT : menguji persyaratan tertentu danmemuat
                                    PC dengan alamat tertentu atau tidak
                                    melakukan apa tergantung dari
                                    persyaratan.
     3. JUMP SUBRUTIN : melompat ke  alamat tertentu.
     4. RETURN : mengganti isi PC dan register lainnya yang berasal
                        dari lokasi tertentu.
     5. EXECUTE : mengambil operand dari lokasi tertentu dan
                         mengeksekusi sebagai instruksi

6. SKIP : menambah PC sehingga melompati instruksi berikutnya.
7. SKIP BERSYARAT : melompat atau tidak melakukan apa-apa berdasarkan pada persyaratan
8. HALT : menghentikan eksekusi program.
9. WAIT (HOLD) : melanjutkan eksekusi pada saat persyaratan dipenuhi.
10. NO OPERATION : tidak ada operasi yang dilakukan.

TEKNIK PENGALAMATAN ( ADDRESSING MODES )
Jenis-jenis addressing modes (Teknik Pengalama-tan) yang paling umum:
  1.  Immediate
  2. Direct
  3. Indirect
  4. Register
  5. Register Indirect
  6. Displacement
  7. Stack
TABEL  BASIC ADDRESSING MODES
Mode
Algorithm
Principal Advantage
Principal Disadvantage
Immediate
Operand =
A
No memory
reference
Limited operand magnitude
Direct
EA = A
Simple
Limited address space
Indirect
EA = (A)
Large address space
Multiple memory references
Register
EA = R
No memory
Reference
Limited address space
Register
Indirect
EA = (R)
Large address space
Extra memory reference
Displace-ment
EA=A+(R)
flexibility
Complexity
Stack
EA=top of
Stack
No memory
Reference
Limited applicability
SUMBER :
margono.staff.uns.ac.id/files/2009/06/setinstruksi.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s